July 14, 2020

Ingat Anaknya Minta Jajan, Penjual Mi Ayam Rp 2000 yang Viral Menangis di Acara Deddy Corbuzier

Beberapa waktu selanjutnya mie ayam seharga Rp2000 punya warga Sragen viral sesudah menjadi pemberitaan.

Selanjutnya, pemilik mie pun diundang ke acara Hitam Putih, Trans7 yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier.

Pemilik Warung Mie Ayam Rp 2.000 asal Sragen menangis di depan Deddy Corbuzier waktu diundang di acara Hitam Putih Trans7, Kamis (24/1/2019).

Rika, pemilik Warung Mie Ayam Rp 2.000 itu menangis gara-gara mengingat jaman lalunya waktu sang anak berharap uang jajan, namun dirinya tak dapat memenuhinya.
“Waktu itu kan suami belum kerja, nah konsisten saya kan masih memiliki anak kecil dan belum kerja. Anaknya minta jajan. Sebenernya dia bilang ‘bu, berkenan minta jajan’, cuma itu aja,” ujarnya dikutip berasal dari kanal Youtube Trans7 yang diunggah terhadap Kamis (24/1/2019).

“Saya nggak punya, itu awalnya mengakibatkan mie ayam ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia pun menceritakam awal mula berjualan mie ayam.

Rika mengatakan, ia dan suaminya, Febriana Trilaksono, pertama kali berjualan lewat online.

“Kita awalnya jualan lewat online, muter-muter, sepedaan sambil nyenengin anak, pernah free ongkir,” ujarnya.

Sontak Deddy Corbuzier terperanjat dan kemudian bertanya tentang keuntungan yang didapatkan.

“Itu nggak rugi tuh?” tanyanya.

Dengan santai Rian menyebutkan bahwa perihal itu tidak membuatnya rugi.

Rian mengaku bahwa tiap tiap harinya ia sukses mendapat keuntungan sebesar Rp 50.000

Rika menceritakan awalnya mengakibatkan bisnis Warung Mie Ayam Rp 2.000.

“Awalnya anakku minta jajan, suami belum kerja, minta jajan 2 ribu dan saya nggak punya, itu awalnya mengakibatkan mie ayam ini,” ujarnya.

Kemudian, Rian menceritakan sesudah usahanya itu viral, banyak penduduk yang membantunya.

“Banyak yang menopang mas, ada yang Rp 1 juta, ada yang Rp 500 ribu, ada juga orang Surabaya memesan 100 porsi dan minta dibagiin ke tetangga,” ujarnya.

Rian dan Rika mengaku bahwa warungnya laris.

“Kita membuka 4 jam telah habis,” ujarnya.

Rika kemudian menyebutkan bahwa dirinya tidak berkenan memperbanyak porsi lantaran kuatir anaknya tidak terurus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Warung Mie Ayam Rp 2.000 di Sragen, Jawa Tengah ini viral di tempat sosial Facebook.

“Sejak mie ayam ini diberitakan, rumah saya ramai didatangi pembeli. Banyak pula yang WhatsApp untuk memesan mie ayam,” ujar Rika Septi Anadewi (25),

Selama empat jam membuka berasal dari pukul 11.00 sampai tutup pukul 15.00 WIB, Rika kini dapat menjual 200 porsi.

Dia menghabiskan dua kardus mie sehari kemarin.

Pada pukul 16.00, costumer masih berdatangan mengidamkan belanja mie ayam itu.

Mereka umumnya mengaku penasaran rasa mie ayam Rp 2.000 itu.

Salah satu costumer di antaranya Lastri, warga Gondang

Dia mengaku jelas pemberitaan di Instagram yang mengutip berita Tribunjateng.com.

“Saya penasaran rasa mie ayam ini. Ingin jelas rasanya,” jelasnya.

Dia kecewa gara-gara mie ayam medan itu telah habis namun berjanji akan singgah Senin siang agar masih kebagian.

Satu yang menarik, Rika mendapat kiriman sejumlah kiriman uang berasal dari netizen.

Ada costumer di Cikarang, Bekasi, dan Jawa Timur yang mengirim uang Rp 500.000.

Ada pula yang mengirim Rp 100.000 namun tidak menyebutkan asal.

“Cuma berharap dibikinkan dua porsi. Saya bingung gara-gara tidak kenal. Siapa yang pesan, nanti diambilnya bagaimana, tidak jelas waktunya. Mungkin nanti terkecuali singgah akan
bilang telah kirim uang,” tutur Rika.

Tak cuma itu, seorang costumer asal Surabaya, Jawa Timur, juga mengirim sejumlah uang.

Orang ini tidak memesan mie, justru dia berharap uang itu diberikan kepada yang membutuhkan.

Pendeknya, ada yang sekadar berikan uang tanpa memesan.

Ada yang singgah tawarkan utang sebagai modal, lebih-lebih ada yang tawarkan membuka cabang di Solo.

Namun, Rika waktu ini cuma mengidamkan terhubung warung di rumahnya agar masih selalu dapat momong anak sekaligus menopang suami.

“Semoga cepat memperoleh banyak modal agar cepat membuka warung mie ayam,” tandas Rika.
Perlu diketahui, sebetulnya waktu ini belum ada warung mie ayam di rumah Rika.

Dia melayani costumer di di dalam rumah yang dapat dibilang sederhana.

Mereka biasa memesan lebih pernah via Whatsapp, kemudian akan mengambil alih sesudah jadi.

Tak ubahnya sistem bayar di daerah (COD) di dalam penjualan online..

Namun, Rika berencana akan langsung terhubung warung mie ayam di depan rumahnya.

Dia telah menjadi belanja mangkok, wadah kecap, meja, dan kursi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *